SLEMAN: Tim PSS Sleman mulai berlatih dengan kekuatan lengkap hari ini, Kamis (10/2), di Stadion Maguwoharjo. Sejumlah pemain baru yang diproyeksikan akan memperkuat di putaran kedua direncanakan juga mulai ikut berlatih bersama di bawah bimbingan pelatih PSS M. Basri.
“Ya sudah mulai latihan lengkap besok [hari ini]. Rencananya kalau sudah ada yang baru [pemain baru rekomendasi] yang datang, bisa kita lihat sekalian, apakah memang memperkuat tim nanti,” kata Manajer Tim PSS Roemadi, Rabu (9/2).
Sejumlah pemain baru yang sudah deal memang akan datang dan mulai latihan seperti Abdullah Rifai Kapitan Hitu, dan Ade Christian. Selain kedua pemain itu, beberapa nama yang direkomendasikan ke pihak manajemen juga akan datang untuk dinilai kemampuannya oleh tim pelatih.
Seperti diketahui, meski belum ada sinyalemen resmi dari manajemen terkait siapa pemain yang dicoret, dikabarkan kuat nama-nama yang sudah tak memperkuat super elja ke depan antara lain Kukuh Andriyono, Wahyu Sardianto, Hendro Bawono, dan Chodir. Keempatnya dinilai kurang begitu memberikan kontribusi bagi tim sehingga terpaksa diganti.
Kukuh sendiri sebenarnya memiliki performa cukup baik dengan sering diterjunkan Basri menjadi starting eleven. Dia dinilai sangat cocok menjadi gelandang penyerang. Namun perannya sejauh ini lebih menguat pada posisi gelandang bertahan yang nota bene dipegang Agus Awang Setiawan. Sehingga dengan adanya double posisi ini, terpaksa diterapkan efisiensi karena sesuai kebutuhan tim, gelandang bertahan sudah ada.
Apakah akan dicari pengganti Kukuh? “ Belum tahu, besok kita masih bicarakan dulu dengan manajemen,” kata asisten pelatih PSS Ikhsan Mujtahid.
Adapun untuk wing back, Basri sendiri mengupayakan akan memberi pelapis bagi Agus Grandong Purwoko dan Dulsan Lestaluhu yang selama ini tak punya pelapis ‘mumpuni’. Sejauh ini dua pemain yang diandalkan untuk melapisi yakni Sardi dan Chodir dinilai belum cukup memberikan kontribusi.
“Kita usahakan Agus [Grandong] dan Dulsan ada pelapis. Tapi kita lihat dulu nanti seperti apa yang masuk,” jelasnya.(Harian Jogja/Pribadi Wicaksono)
