TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jelang laga kandang menjamu Persiku Kudus, Minggu (13/3/2011), tim PSS terus melakukan persiapan demi melunasi kegagalan poin penuh lawan Persiba Bantul lalu. Tiga poin tak lagi bisa ditawar, terlebih tim Laskar Elang Jawa (Elja), sebelumnya dibekuk Persiku Kudus di putaran pertama.
Playmaker PSS Sleman Anang Hadi menyatakan siap bermain habis-habisan demi tiga poin pertama di putaran kedua musim ini. Keuntungan kandang bakal menambah motivasinya membalaskan kekalahan 2-0 dari Persiku lalu.
Playmaker PSS Sleman Anang Hadi menyatakan siap bermain habis-habisan demi tiga poin pertama di putaran kedua musim ini. Keuntungan kandang bakal menambah motivasinya membalaskan kekalahan 2-0 dari Persiku lalu.
"Dukungan Slemania di Maguwo, menjadi spirit kami membalas kekalahan di Kudus. Menang suatu keharusan," ucapnya kepada Tribun Jogja usai latihan sore di Mes PSS Sleman, Lantai 3 Stadion Maguwoharjo, Kamis (10/3/2011). Bek andalan PSS Fachrudin pun menegaskan, akan bermain all out agar tak dibobol para pemain lawan.
Asisten Pelatih PSS Sleman Iksan Mustahid mengatakan, pada latihan kemarin, anak asuhnya diberikan materi pemantapan skill individu dan antarlini. Menghadapi Persiku Kudus, Iksan mengharuskan punggawa Sleman balas dendam atas kekalahan di laga pertama. Untuk itu, fisik dan mental pemainnya sudah disiapkan untuk laga lusa.
Iksan mengingatkan kedisiplinan menjaga daerah masing-masing tak boleh ditinggalkan pemain. Kuncinya kemenangan baginya adalah setiap pemain menjalankan perrannya di unitnya masing-masing. "Yang jelas, semua pemain harus waspada. Pemain lawan yang paling dekat harus dijaga dan dimatikan," paparnya.
Mengenai kekuatan tim lawan, Iksan mengaku belum mengetahuinya usai putaran pertama. Namun, ia optimistis anak asuhnya mampu menuntaskan dendam. "Kami akan tampil full team, seharusnya mampu meraih hasil terbaik. Semua pemain harus berusaha sebaik mungkin untuk revans," tuturnya.(*)
Asisten Pelatih PSS Sleman Iksan Mustahid mengatakan, pada latihan kemarin, anak asuhnya diberikan materi pemantapan skill individu dan antarlini. Menghadapi Persiku Kudus, Iksan mengharuskan punggawa Sleman balas dendam atas kekalahan di laga pertama. Untuk itu, fisik dan mental pemainnya sudah disiapkan untuk laga lusa.
Iksan mengingatkan kedisiplinan menjaga daerah masing-masing tak boleh ditinggalkan pemain. Kuncinya kemenangan baginya adalah setiap pemain menjalankan perrannya di unitnya masing-masing. "Yang jelas, semua pemain harus waspada. Pemain lawan yang paling dekat harus dijaga dan dimatikan," paparnya.
Mengenai kekuatan tim lawan, Iksan mengaku belum mengetahuinya usai putaran pertama. Namun, ia optimistis anak asuhnya mampu menuntaskan dendam. "Kami akan tampil full team, seharusnya mampu meraih hasil terbaik. Semua pemain harus berusaha sebaik mungkin untuk revans," tuturnya.(*)
