| FOTO ANTARA/ Wahyu Putro A/ss/ama/11 |
"Kalau tidak dibolehkan mereka pasti ngambek. Jadi setiap papanya main mereka harus nonton," ujar istri Dulsan, yang juga ibunda Kutaila dan Aira, Nirmala Pattikawa kepada Tribun Jogja, di rumahnya, Senin (7/2/2011).
Menurutnya, kedua anaknya tak lagi bisa dibohongi ketika ayahnya akan bertanding. Jadi, tambahnya, Kutaila dan Aira tahu jadwal latihan dan pertandingan ayahnya. Nirmala menuturkan, kedua putrinya memang sangat dekat dengan ayahnya. Bahkan, jika diperbolehkan, saat latihan pun mereka akan turut ayahnya berlatih.
Bagi Dulsan, istri dan kedua anaknya adalah penyemangat terbesar ketika dirinya berada di lapangan. Keluarganya menjadi penyuntik moral yang mampu menjadikannya pemain yang hebat saat berlaga di rumput hijau.
Meski dua buah hatinya perempuan, bukan hambatan bagi Dulsan untuk menjadikan mereka sebagai pemain sepak bola kelak. "Mereka bisa juga menjadi pemain sepak bola wanita," katanya seraya tersenyum.
Nirmala mengaku, apa yang menjadi pilihan suaminya adalah yang terbaik bagi keluarganya. Tak heran ketika harus pindah ke Sleman, ia pun menghormati keputusan mantan pacarnya itu.(*)