Kemenangan Laskar Sembada, julukan PSS, atas Persiku merupakan kemenangan pertama putaran kedua yang diperoleh PSS. Sebelumnya, PSS hanya bermain imbang melawan Persiba Bantul. Bahkan sebelumnya PSS kalah saat laga tandang melawan Persigo Gorontalo dan Persebaya Surabaya.
Melawan Persiku, begitu wasit Ryoko Intan meniup pertandingan para pemain PSS Sleman langsung menggebrak pertahanan lawan yang digalang eks pemain PSS, George Oyedepo.
Belum 60 detik pertandingan berjalan, Agus Grandong Purwoko langsung menusuk di sisi kanan jantung pertahanan lawan. Pemain belakang lawan menjatuhkan Grandong, sehingga wasit memberikan hadiah tendangan bebas.
Agus Grandong yang mengeksekusi tendangan bebas, langsung mengirim umpan lambang ke tiang jauh. Tommy Aditya yang maju membantu penyerangan langsung menyambut bola dengan kepala dan bersarang di sisi kiri jala Dedi, penjaga gawang Persiku.
Tak puas unggul satu gol, para pemain PSS terus menekan. Alhasil, delapan menit kemudian, Agus Grandong yang menyisir dari sisi kiri memberi umpan ke tengah. Eka Santika langsung menyambut bola dengan sundulan kepala dan tidak bisa diantisipasi Dedi.
Gol tersebut menjadi gol perdana Eka setelah direkrut pada putaran kedua. Sayang, Eka tidak bisa meneruskan pertandingan karena mengalami cedera.
Persiku sendiri praktis hanya mengandalkan serangan balik karena terus digempur PSS. Sesekali Alejandro Tobar dan Arip melepaskan tendangan ke gawang Barep, hanya tidak menemui sasaran.
Di babak kedua, Persiku lebih meningkatkan serangan. Pada menit ke-55 George Oyedepo yang membantu serangan nyaris membuat gol. Hanya heading kapten Persiku itu masih membentur gawang Barep. Di babak kedua, sejumlah pemain PSS dan Persiku ditarik keluar.Melawan Persiku, begitu wasit Ryoko Intan meniup pertandingan para pemain PSS Sleman langsung menggebrak pertahanan lawan yang digalang eks pemain PSS, George Oyedepo.
Belum 60 detik pertandingan berjalan, Agus Grandong Purwoko langsung menusuk di sisi kanan jantung pertahanan lawan. Pemain belakang lawan menjatuhkan Grandong, sehingga wasit memberikan hadiah tendangan bebas.
Agus Grandong yang mengeksekusi tendangan bebas, langsung mengirim umpan lambang ke tiang jauh. Tommy Aditya yang maju membantu penyerangan langsung menyambut bola dengan kepala dan bersarang di sisi kiri jala Dedi, penjaga gawang Persiku.
Tak puas unggul satu gol, para pemain PSS terus menekan. Alhasil, delapan menit kemudian, Agus Grandong yang menyisir dari sisi kiri memberi umpan ke tengah. Eka Santika langsung menyambut bola dengan sundulan kepala dan tidak bisa diantisipasi Dedi.
Gol tersebut menjadi gol perdana Eka setelah direkrut pada putaran kedua. Sayang, Eka tidak bisa meneruskan pertandingan karena mengalami cedera.
Persiku sendiri praktis hanya mengandalkan serangan balik karena terus digempur PSS. Sesekali Alejandro Tobar dan Arip melepaskan tendangan ke gawang Barep, hanya tidak menemui sasaran.
Tingginya tensi permainan membuat sesekali pemain bermain keras. Akibatnya, kiper Persiku, Dedi harus ditarik keluar karena bertabrakan dengan Ferry Anto yang masuk menggantikan Eka Santika.
Dua kartu kuning dikeluarkan wasit untuk Wahyu dan Kukuh pemain Persiku Kudus serta Nanda pemain PSS Sleman.
Hanya hingga pertandingan usai kedudukan 2-0 untuk kemenangan tuan rumah tidak berubah.(Harian Jogja/Sugeng Pranyoto)
