SLEMAN: PSS Sleman tidak memiliki waktu yang banyak, seusai menang 2-1 atas PSIR Rembang, di Stadion Maguwoharjo, Jumat (18/3). Skuat Super Elang jawa (Elja) itu langsung dihadapkan dengan jadwal laga away yang bakal menguras tenaga.
Anak asuh M Basri bakal dijamu tim Macan Kumbang, Persekam Metro FC, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Selasa (22/3).
“Kami bakal menjadi tim underdog saat dijamu Persekam Metro FC, Selasa nanti. Dengan status ini kami akan bermain lepas, satu poin saja bagi kami sudah cukup dalam laga kali ini,” kata manajer PSS, Rumadi, kepada Harian Jogja, Minggu (20/3) sesaat sebelum bertolak ke Malang.
Rumadi mengatakan secara statistik laga melawan anak asuh Jonathan dipastikan bakal menjadi laga yang panas bagi kedua kesebelasan. Tuan rumah, Persekam dipastikan bakal bermain ngotot menyusul kekalahan 1-2 yang diterima di kandang saat menjamu PSBI Blitar, Jumat (18/3) lalu.
Apalagi, perbedaan antara Persekam Metro FC dengan PSS di klasemen sementara hanya berada dalam hitungan agregat gol. Persekam berada di urutan ke lima dengan 19 kali memasukkan, sedangkan PSS berada di urutan ke enam dengan 18 kali memasukkan.
“Kami tahu jarak antara kami dengan tuan rumah memang hanya terpaut selisih gol. Kami juga tahu tipikal permainan mereka. Persekam pasti akan bermain ngotot dan keras, sebagaimana ciri khas permainan sepak bola Jawa Timur. Dan jajaran pelatih telah menyiapkan tim untuk mengatasi masalah tersebut,” ungkap Rumadi.
Rumadi menuturkan pihaknya memang sengaja membawa 19 pemain dalam lawatan ke Malang kali ini. Langkah itu dilakukan untuk memberikan pilihan kepada M Basri menerapkan ramuan yang pas dalam laga away. Sayang satu pemain andalan PSS, Lubis Syukur terpaksa diparkir dan tidak dibawa.
“Penampilan dia dalam beberapa kali laga menurun. Kami terpaksa tinggal dia, kami berharap dia bisa berintrospeksi diri terhadap penampilannya,” papar Rumadi.
Diakui Rumadi, dalam beberapa kali laga yang dilakoni PSS, Lubis memang sempat masuk starter. Sayang pemain ini acap kali melakukan tindakan yang kurang menguntungkan tim. Dengan pertimbangan itu pula PSS tidak membawa mantan striker PSIR Rembang itu. “Biar dia pikirkan sendiri,” sambung Rumadi.
Sebagai tim yang menyandang status underdog, Rumadi mengaku anak asuhnya justru bakal bermain lepas. Tiga striker yang telah disiapkan, yakni Eka Santika, Ferry Anto dan Tri Handoko, masih akan jadi tumpuan bagi lini depan PSS saat melawan Macan Kumbang, julukan Persekam. Sedangkan di lini belakang, Deny Tarkas, Fachrudin dan Tomy A bakal tetap menghuni starter di laga kali ini.
“Kami berharap bisa mencuri poin di Malang. Dengan hasil itu, maka posisi kami akan semakin aman,” pungkas Rumadi.(Harian Jogja/Jumali)
