SLEMAN (KRjogja.com) - Tuan rumah PSS Sleman akhirnya unggul 2-0 atas tamunya, Persiku Kudus dalam laga Ti-Phone di Stadion Maguwoharjo, Minggu (13/3) sore.
Dua gol tuan rumah diciptakan pada menit pertama. Masing-masing oleh Tommy Aditya pada menit ke-1 dan Eka Santika pada menit ke-9. Kedua gol diciptakan melalui heading yang mulus. Tuan rumah sebenarnya memiliki banyak peluang untuk menambah pundi golnya pada babak pertama. Antara lain melalui Eka Santika, Anang Hadi dan Lubis Syukur.
Memasuki babak kedua, tim tamu meningkatkan pola serangan. Nyaris saja duet Handri-Bayu menjebol gawang PSS andai saja sang kiper tidak sigap menghalau bola. Dengan serangan bertubi-tubi tersebut, praktis membuat PSS lebih banyak bertahan.
Tuan rumah hanya mengandalkan serangan-serangan balik. Beberapa kali peluang manis yang dimiliki Ferry Anto dan Anang Hadi pun terbuang percuma.
Sementara itu, Eka Santika terpaksa harus ditarik keluar saat pertandingan berjalan 20 menit karena mengalami cidera dan digantikan oleh Ferry Anto.
Atas perolehan ini, tim dari Persiku mengaku kecewa. Pasalnya, timnya kebobolan di menit awal yang mempengaruhi mental bermain. "Kami kecewa, bukan lantaran permainannya. Tetapi kami harus kebobolan pada menit pertama. Ke depan, kami akan mencari striker yang lebih handal untuk memaksimalkan serangan," ungkap asisten pelatih Persiku, Widhoro Heriyanto.
Sedang dari kubu tuan rumah juga menyesalkan beberapa peluang yang terbuang percuma. Hasil 2 gol sebenarnya masih bisa bertambah jika pemain tidak buru-buru. "Kita kelelahan setelah menjamu Persiba kemarin. Makanya, anak-anak bermain dengan lemah. Kita punya banyak peluang, tapi hanya 2 saja yang menjadi gol," ungkap M Basri, pelatih PSS Sleman.
Selama pertandingan, wasit mengeluarkan 2 kartu kuning. Masing-masing kepada Kukuh Andriyanto (Persiku) dan Nanda Wahyu (PSS). (Dhi)