Pemain PSS Sleman diminta bersabar menunggu kepastian kontrak dan persiapan musim depan. Belum adanya kepastian terkait pendanaan dan bentuk kompetisi musim depan, membuat kubu PSS Sleman memilih menunggu sembari tetap mempersiapkan tim.
General Manager PSS Djoko Handoyo meminta kepada segenap pemain dan tim pelatih untuk bersabar. Pria yang akrab disapa dengan panggilan Djohan itu berharap seluruh jajaran PSS bisa mengerti kondisi klub saat ini. "Kita masih menunggu kebijakan dari pengurus PSSI terkait dengan masalah ini," katanya kemarin.
General Manager PSS Djoko Handoyo meminta kepada segenap pemain dan tim pelatih untuk bersabar. Pria yang akrab disapa dengan panggilan Djohan itu berharap seluruh jajaran PSS bisa mengerti kondisi klub saat ini. "Kita masih menunggu kebijakan dari pengurus PSSI terkait dengan masalah ini," katanya kemarin.
Djohan, sapaan akrab Djoko Handoyo merasa perlu untuk memberikan komentar ini menanggapi pernyataan manajer tim PSS Sleman Rumadi yang meminta pihak manajemen untuk segera mengambil tindakan secepatnya terkait kontrak pemain dan kesiapan musim depan.
"Sekali lagi saya minta pengertian kepada pemain maupun tim pelatih untuk mengerti kondisi klub. Kita tunggu sama-sama dan akan kami berikan kepastian secepatnya," tambahnya.
Selain itu, Djohan memberi garansi kepada 12 pemain lama yang direkomendasikan Pelatih Kepala PSS Sleman Muhammad Basri untuk dipertahankan.
"Saya kasih jaminan buat mereka (12 pemain_red) untuk mendapat prioritas kontrak," tegas Djohan.
Sebelumnya, Rumadi dan Pelatih Kepala M. Basri sempat melontarkan pernyataan meminta kepada pihak manajemen untuk segera melakukan pertemuan untuk membahas rencana musim depan. Basri sendiri meminta pihak manajemen segera mengambil tindakan secepatnya.
Dia beralasan, untuk menyongsong kompetisi mendatang waktunya sangat singkat. Mantan arsitek Persela Lamongan tersebut menginginkan waktu persiapan pra musim paling tidah hanya selama tiga bulan.
Ketua umum Slemania Supri Yoko meminta kepada para pemain untuk lebih peka terhadap kondisi klub.
Sumber: Radar Jogja
