SLEMAN- Pemain PSS Sleman dijatah libur 10 hari. Tanggal 25 Juli mendatang, semua pemain wajib berkumpul lagi. Selama 10 hari tersebut, pelatih PSS Sleman M Basri mewanti-wanti para pemainnya, agar tidak tergoda tawaran klub lain. Basri pantas was-was dengan masalah ini. Sebab, 12 pemain inti PSS Sleman saat ini berstatus bebas. Alias habis masa kontraknya. Basri tidak memungkiri selama libur sepuluh hari tersebut bakal banyak klub yang mendekati anak- anak asuhnya. "Saya harap mereka tetap kembali tanggal 25 Juli mendatang, meski sampai saat ini pihak manajemen belum bisa menjanjikan apapun sebelum ada kejelasan regulasi musim depan," harapnya.
Selain pesan khusus kepada para pemain lama, kemarin Basri juga memberikan keterangan khusus kepada pemain-pemain anyar yang selama ini ikut berlatih bersama Agus Purwoko dkk. Pelatih dan manajemen akan melakukan evaluasi untuk melihat rapor pemain baru ini.
Pemain-pemain baru yang selama ini mengikuti latihan bersama pemain lama akan dinilai kinerjanya. Yang tidak memenuhi kriteria akan dicoret. Namun pelatih PSS Sleman M Basri enggan menyebut nama nama yang bakal dicoret dalam sepuluh hari mendatang. "Tidak etis kalau saya sebut sekarang," ujar Basri diplomatis.
Ditemui usai laga uji coba melawan PS Orion di Stadion Maguwoharjo kemarin sore, Basri menyebut sebagian pemain baru yang ikut berlatih tidak akan dipanggil lagi untuk ikut berlatih saat pasukan Super Elang Jawa kembali berlatih 25 Juli mendatang.
Terkait dengan masa depan kompetisi, pelatih 68 tahun tersebut juga berharap PSSI segera menentukan regulasi dan jadwal musim depan. Hal tersebut berpengaruh pada masa persiapan pra musim. "Paling tidak, idealnya masa persiapan pra musim membutuhkan tiga bulan. Mudah- mudahan semuanya segera menjadi jelas," harapnya.
Sore kemarin PSS menggelar uji coba melawan PS Orion. Pertandingan tersebut dimenangi PSS 8 - 0. (C6)
sumber: radar jogja
